Gejala perkutut cacingan dan pengobatannya

Penyakit cacingan adalah penyakit yang sering di derita perkutut. Perkutut yang cacingan biasanya di idap oleh perkutut yang baru di beli dari peternak (kebanyakan peternakan menggunakan alas kandang berupa tanah yang merupakan media perkembang biakan cacing) atau dari pasar burung. Meskipun tidak semua peternak menggunakan media tanah sebagai alas kandang ternak, tetap ada baiknya jika perkutut yang baru anda beli di beri obat cacing supaya lebih terjamin kesehatannya.

Perkutut yang cacingan akan menunjukan gejala seperti malas bunyi, kotoran mencret, tidak nafsu makan, badan kurus dan wajah terlihat tidak segar. Terkadang cacingan juga di sertai gejala bulu mengkorok (berdiri). Jika di biarkan, penyakit cacingan ini bisa menyebabkan perkutut menjadi semakin malas berbunyi dan bahkan lumpuh.

Pengobatan perkutut cacingan

Perkutut yang mengidap cacingan bisa di obati dengan cara pemberian obat cacing untuk manusia (mis: combantrin).

Dosis yang di gunakan untuk perkutut adalah pecahan combantrin tablet sebesar biji kacang hijau. Jangan gunakan dosis yang terlalu besar karena bisa menyebabkan kerusakan pada saluran cerna sehingga burung akan menjadi malas makan.

Obat cacing juga bisa menggunakan obat khusus seperti exitor dengan menggunakan dosis sesuai dng yang terlampir di kemasan. Obat cacaing ini biasanya mudah di temui di kios-kios burung.