Gejala perkutut cacingan dan pengobatannya

Penyakit cacingan adalah penyakit yang sering di derita perkutut. Perkutut yang cacingan biasanya di idap oleh perkutut yang baru di beli dari peternak (kebanyakan peternakan menggunakan alas kandang berupa tanah yang merupakan media perkembang biakan cacing) atau dari pasar burung. Meskipun tidak semua peternak menggunakan media tanah sebagai alas kandang ternak, tetap ada baiknya jika perkutut yang baru anda beli di beri obat cacing supaya lebih terjamin kesehatannya.

Perkutut yang cacingan akan menunjukan gejala seperti malas bunyi, kotoran mencret, tidak nafsu makan, badan kurus dan wajah terlihat tidak segar. Terkadang cacingan juga di sertai gejala bulu mengkorok (berdiri). Jika di biarkan, penyakit cacingan ini bisa menyebabkan perkutut menjadi semakin malas berbunyi dan bahkan lumpuh.

Untuk melihat lebih banyak video perkutut dan cara tips perawatan silahkan kunjungi Chanel youtube resmi perkutut-sby. Jangan lupa subscribe ya 😊🙏🙏🙏

Pengobatan perkutut cacingan

Perkutut yang mengidap cacingan bisa di obati dengan cara pemberian obat cacing untuk manusia (mis: combantrin).

Dosis yang di gunakan untuk perkutut adalah pecahan combantrin tablet sebesar biji kacang hijau. Jangan gunakan dosis yang terlalu besar karena bisa menyebabkan kerusakan pada saluran cerna sehingga burung akan menjadi malas makan.

Obat cacing juga bisa menggunakan obat khusus seperti exitor dengan menggunakan dosis sesuai dng yang terlampir di kemasan. Obat cacaing ini biasanya mudah di temui di kios-kios burung.

Untuk pemesanan dan menghubungi kami silahkan kontak lewat :

XL : 0878-8886-5438

Baca juga :  Ciri perkutut bangkok jantan dan betina

73 thoughts on “Gejala perkutut cacingan dan pengobatannya”

    • Langsung di loloh lewat paruhnya. Atau kalau kesulitan bisa juga di campur air minumnya. Air minum kasih sedikit saja dan sebelum di kasih obat biarkan burung tdk minum beberapa jam. Cukup sekali untuk beberapa bulan

      Reply
  1. pak Nug yang Baik….
    Salam kenal…

    Mau tanya sekaligus curhat…

    Saya beli perkutut di pasar, awalnya perkutut tersebut sehat-sehat saja, mau makan dan minum seta mau manggung. Tapi anehnya selama seminggu dirumah kutut jadi seperti sakit, jegalanya buru berdiri, malas makan, lemas lama2 mati. Anehnya kejadian tersebut sudah 3 kali seperti itu.

    Perlakuan yang saya lakukan
    1.menjemurnya pagi hari sampai jam 10an
    2. sya kasih vitamin Terafit pada minumnya
    3. pernah saya pegang dan saya elus2, kadang tangan saya saya kasih air.kata teman2 diartikel perkutut boleh “dipegang biar kutut jinak”

    peratnyaan saya

    apakah perlakukan saya salah?
    apakah ada penyakit dan apa penyebabnya serta mohon solusi obatnya?

    jujur saya sedih… tadinya baik2 saja dan manggung dengan suara merdu tiba2 loyo, lemas dan mati. sudah dua perkutut mati…., mudah 2 yang ke tiga ini tidak mengalami hal yang sama

    mohon pencerahannya, mengingat saya baru belajar tentang perkutut dan amat sangat senang dengan jenis burung ini.

    tinggal di Gamping- Sleman Yk

    Reply
    • Sebenarnya perkutut adalah burung yang jarang sakit. Seandainya sakit pun yang sering terjadi adalah cacingan.
      1. Jika perkutut Bpk mati memang karena sakit maka jika membeli perkutut yang baru jangan dimasukan sangkar bekas perkutut yg sakit tersebut. Saran saya jika ada perkutut yang mati maka sangkar harus di disinfektan dulu. Bisa dengan air di campur dengan karbol lalu di semprotkan secara merata.
      2. Bisa saja mati karena kualitas pakan yang buruk (berjamur atau mungkin beracun). Jika sangkar sering (pernah terciprat) air, air tersebut akan cepat membuat pakan menjadi berjamur. Hal ini akan membuat perkutut malas makan lalu sakit
      3. Posisi sangkar mungkin terlalu terpapar angin dingin terutama di malam hari sehingga bisa membuat burung masuk angin

      Reply
    • Boleh saja, tapi sebaiknya diusap dengan tangan basah saja. Sering di pegang dengan tangan basah bisa mempercepat proses rontoknya bulu

      Reply
  2. Permisi pa’de nugroho ane beli tulang sontong eh,kenapeee tuh perkutut kaga mau matok? Trus,apee benar tulang sontong cuma bagus buat perkutut yg sedang bertelur? Mksh…

    Reply
  3. Mulanya aku bingung karena disuruh merawat perkutut Bapakku setelah kubuka website bapak aku jadi tahu. Terimakasih pak, aku telah buktikan perkutut itu bisa cacingan. Setelah 3 jam keluar cacing ukuran p: 3 cm/diameter 1 mm.

    Reply

Leave a Comment