Tanda-tanda perkutut akan bertelur

Sering kali seorang pemula dibingungkan oleh ulah perkutut yang sering tidur di sarang seakan-akan sedang mengerami telur akan tetapi jika di periksa tidak ada telur di sarangnya.

perkutut-akan-bertelur
Perkutut yang akan bertelur akan sering berada di sarang

Sebenarnya, untuk mengetahui apakah perkutut akan bertelur, anda tidak perlu mengecek sarangnya. Cukup anda lihat dari wadah minumnya dan melihat dari ukuran kotorannya saja. Perkutut yang akan bertelur akan minum lebih banyak sehingga wadah minuman akan cepat habis. Pada kondisi normal, perkutut agak jarang minum. Namun jika akan bertelur, wadah minum mungkin akan hanya tersisa setengahnya saja dalam sehari semalam.

Perkutut yang akan bertelur ukura kotorannya juga akan besar. Besar kotorannya mungkin sekitar 3-5 kali lipat dari ukuran normal. Semakin membesar ukurannya, maka semakin dekat waktu bertelurnya.

Pada umumnya, induk perkutut akan mengerami telurnya secara bergantian. Perkutut jantan akan mengeram pada siang hari dan betina pada malam hari. Jadi jika biasanya induk perkutut tidur berduaan dan berjejer merapat di sarang ataupun di tenggeran pada malam hari, maka ketika mengeram hanya ada induk betina saja di sarangnya. Sedangkan yang jantan akan bertengger di tangkringan. Ada kalanya indukan mengeram secara berbarengan (induk jantan tetap tidur disarang ketika malam bersama yang betina). Namun hal ini agak jarang terjadi.

 

Beternak perkutut di sangkar gantung

kandang ternak perkutut

Ternyata beternak perkutut tidak hanya bisa di lakukan oleh orang2 yang punya lahan saja. Terbukti seorang kawan saya berhasil berternak perkutut di sangkar gantung yang biasa di pakai untuk burung ocehan.

kandang ternak perkutut
Ini adalh ukuran kandang ternak perkutut yang umumnya di pakai para peternak besar

Menurut teman saya, yang terpenting adalah sangkar tidak boleh terlalu sering di goyang/ di pindah. Sangkar bisa di tempel di tembok, atau bisa juga di gantung biasa. Yang perlu di perhatikan jika sangkar hanya di gantung biasa, pastikan lokasi menggantung tidak terkena terpaan angin keras yang bisa menggoyang sangkar. Jika sangkar terlalu sering goyang di kuatirkan telur tidak akan menetas.

Perlu juga di perhatikan posisi penempatan tangkringan dan sarang. Tangkringan kutut sebaiknya terdiri dari 1 tangkringan utama yang terletak sejajar dengan wadah pakan dan minum dan 1 tangkringan lagi untuk menyokong sarang agar tidak mudah goyang.

Tangkringan penyokong sarang terletak pada posisi yang lebih tinggi dari posisi tangkringan utama. Tangkringan sarang tidak perlu panjang karena sifatnya hanya sebagai penahan saja.

Menjodohkan Burung Perkutut

ciri ciri perkutut jantan dan betina

Kesulitan dalam menjodohkan perkutut paling sering terjadi pada perkutut yang pernah punya pasangan sebelumnya, lalu pasangannya di ganti dengan yang baru. Untuk perkutut yang demikian, sebaiknya sebelum di jodohkan perkutut harus di jauhkan dahulu dari pasangannya yang lama agar tidak saling melihat dan kalau perlu tidak boleh mendengar suara mantan pasangannya. Hal ini di lakukan sambil di dekatkan dengan pasangan barunya (masih terpisah dalam 2 sangkar berbeda tapi di jejerkan saja). Jika hal ini tidak di lakukan biasanya perkutut terkadang akan berkelahi dan terkadang dapat berakibat kematian.

ciri ciri perkutut jantan dan betinaIngat, burung perkutut adalah burung yang secara umum bersifat monogami (satu pasangan). Jadi dalam beternak perkutut, 1jantan hanya di jodohkan dengan 1 betina. Tidak bisa di ternak seperti kenari yang 1 jantan bisa di jodohkan dengan 4 betina sekaligus.

Setelah beberapa hari, satukan ke duanya dalam satu sangkar kecil sambil sebelumnya di mandikan terlebih dahulu. Sebaiknya dalam menyatukan indukan di lakukan dari yang betina dulu baru di ikuti yang jantan karena perkutut jantan biasanya lebih agresif. Waktu menyatukan sebaiknya dilakukan pada sore hari menjelang maghrib untuk menghindari perkelahian. Dengan menyatukan di sore hari di harapkan induk tidak sempat berkelahi karena keburu malam.

Jika cara ini tidak berhasil (biasanya karena pejantan terlalu galak), satukan dalam sangkar 2-3 ekor betina sekaligus untuk meredam amuk pejantan. Dengan adanya 2-3 ekor betina dalam 1 sangkar, yang jantan tidak akan terpaku mematuki 1 betina saja sehingga resiko cedera atau kematian perkutut betina menjadi kecil. Ketika melakukan hal ini sebaiknya perkutut jantan sering-sering di mandikan agar birahinya turun. Atau jika anda ada waktu untuk memantau proses penjodohan, ketika terlihat yang jantan mulai mematuki yg betina, semprot yang jantan dengan sprayer.

Tanda-tanda jika perkutut sudah berjodoh adalah ketika kedua calon indukan tersebut tidur sudah mau berdampingan dan sering bercumbu.

 

Ternak perkutut

kandang ternak perkutut

Ada beberapa keuntungan yang bisa di dapat dari ternak perkutut. Jika di tilik dari sisi pengelolaan, sungguh sangat tidak rumit. Apa lagi jika di bandingkan dengan beternak burug kicauan seperti murai batu. Bayangkan saja betapa repotnya menyiapkan pakan sepasang murai batu yang terdiri dari berbagai extra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto, ulat dsb. Belum lagi mahalnya harga EF yang sudah tentu akan mendongkrak biaya produksi secara langsung.

Dari segi modal, jika untuk sekedar permulaan juga relatif tidak besar, investasi untuk kandang ternak pun bisa di sesuaikan dengan dana yang ada.

Biaya perawatan ternak perkutut murah.

Sepasang indukan burung perkutut paling banyak hanya menghabiskan uang utk makanan dan obat-obatan sebesar Rp15 ribu/bulan. Dan jumlah pengeluaran yang 15.000 perbulan itu pun sebenarnya jarang sekali tercapai karena pemakaian obat-obatan sangat jarang terjadi karena burung perkutut adalah unggas yang tidak mudah sakit.

Sebagai gambaran, sepasang indukan perkutut jika di berikan pakan perkutut olahan (pakan kemasan bermerek), dalam sebulan pakan tersebut tidak akan habis. Padahal harga pakan jadi tersebut hanya sekitar Rp 6.000-7.000 per pak harganya. Bandingkan dengan biaya pakan sepasang murai batu yang bisa menghabiskan uang Rp 7.000 (bahkan bisa lebih) dalam sehari dengan mudahnya.

Sementara untuk beli 1 pasang indukan perkutut butuh dana setidaknya Rp. 600.000 ke atas jika ingin menggunakan indukan yang cukup berkualitas. Sedangkan untuk murai batu setidaknya anda perlu mengeluarkan uang 3jt untuk membeli sepasang indukan murai batu yang belum berjodoh.

kandang ternak perkutut
Ini adalh ukuran kandang ternak perkutut yang umumnya di pakai para peternak besar

Pada umumnya kandang ternak perkutut berukuran 90cmx70cmx180cm atau 120cmx60cmx180cm yang terbuat dari kayu/bambu dan ram-raman kawat, kurang lebih menelan biaya Rp 500 ribu. Kandang tersebut cukup bagi 1 atau 2 pasang jika di sekat menjadi 2 bagian.

Meskipun ukuran kandang tersebut adalah yang umum digunakan, berternak perkutut di sangkar gantung pun juga bisa di lakukan jika anda tidak mempunyai lahan yang cukup. Sangkar gantung yang bisa digunakan sebaiknya berukuran minimal 65cm(T)x45cm(L)x45cm(P). Kira-kira seukuran sangkar burung kacer lah.

Dalam sebulan sepasang perkutut mampu menghasilkan 2 – 8 anakan, tergantung dari metode ternak yang di gunakan.

Daya produktivitas indukan burung perkutut dapat dipacu dng cara menitipkan telur atau anakan ke burung puter sebagai induk asuh atau baby sitter yang baru. Dengan menggunakan metode beternak seperti ini maka sepasang burung perkutut bisa berproduksi hingga 3-4 kali perbulan jika induknya diberikan vitamin serta pakan yang berkualitas. Dengan begitu sepasang perkutut bisa menghasilkan anakan hingga 8 butir dalam sebulannya.

Lain halnya dengan harga jual burung ocehan yang memang memiliki harga rata2 pasaran. Misalkan harga jual anakan murai batu yang sekitar 2jt perpasang. Harga jual anakan perkutut, tidaklah pasti.

Harga jual perkutut mengikuti kualitas suaranya. Sebagian perkutut mungkin hanya memiliki harga jual 50rb per ekor. Akan tetapi sebagian lagi mungkin bisa terjual seharga ratusan ribu perekor, jutaan, puluhan juta, atau bahkan hingga ratusan juta rupiah perekor !!!

Perkutut tidak sulit di ternak

Beternak perkutut sebenarnya termasukmudah di lakukan. Hanya dengan menggunakan sangkar gantung ocehan saja sudah bisa. Hal ini di karenakan karena perkutut adalah hewan yang bisa dengan cepat menyesuaikan diri dng lingkungannya baru yaitu didalam sangkar gantung.

Perkutut pun merupakan unggas yang tdk mudah terserang stress, jarang terkena penyakit, pakan mudah di dapat dan harganya pun murah.

Sebelum memulai beternak, ada baiknya jika anda terlebih dulu mempelajari metode penjodohan atau crossing suara indukan. Metode ini mungkin perlu dilakukan berulang kali sampai akhirnya bisa di hasilkan anakan perkutut yang berkualitas baik.

Hal ini sesuai dengan yg saya sampaikan sebelumnya bahwa semakin baik mutu suaranya, maka akan makin tinggi harga jualnya.

Gejala perkutut cacingan dan pengobatannya

Penyakit cacingan adalah penyakit yang sering di derita perkutut. Perkutut yang cacingan biasanya di idap oleh perkutut yang baru di beli dari peternak (kebanyakan peternakan menggunakan alas kandang berupa tanah yang merupakan media perkembang biakan cacing) atau dari pasar burung. Meskipun tidak semua peternak menggunakan media tanah sebagai alas kandang ternak, tetap ada baiknya jika perkutut yang baru anda beli di beri obat cacing supaya lebih terjamin kesehatannya.

Perkutut yang cacingan akan menunjukan gejala seperti malas bunyi, kotoran mencret, tidak nafsu makan, badan kurus dan wajah terlihat tidak segar. Terkadang cacingan juga di sertai gejala bulu mengkorok (berdiri). Jika di biarkan, penyakit cacingan ini bisa menyebabkan perkutut menjadi semakin malas berbunyi dan bahkan lumpuh.

Pengobatan perkutut cacingan

Perkutut yang mengidap cacingan bisa di obati dengan cara pemberian obat cacing untuk manusia (mis: combantrin).

Dosis yang di gunakan untuk perkutut adalah pecahan combantrin tablet sebesar biji kacang hijau. Jangan gunakan dosis yang terlalu besar karena bisa menyebabkan kerusakan pada saluran cerna sehingga burung akan menjadi malas makan.

Obat cacing juga bisa menggunakan obat khusus seperti exitor dengan menggunakan dosis sesuai dng yang terlampir di kemasan. Obat cacaing ini biasanya mudah di temui di kios-kios burung.

Melatih mental perkutut

Jika anda memiliki perkutut berkualitas baik, maka ada baiknya anda mencoba untuk melatih mental perkutut anda. Pelatihan ini di tujukan agar perkutut menjadi lebih rajin bunyi dan jinak meskipun di gantang (kerek) di berbagai tempat yang berbeda.

Untuk melatih seekor perkutut bisa di lakukan sejak usia 2-6 bulan. Untuk perkutut yang masih muda sebaiknya bentuk latihan di sesuaikan dengan lomba hanging piyik yaitu dengan cara di gantang dengan beberapa ekor piyik lainnya. Waktu melatihnya pun bisa pagi antara jam 8-11 siang atau sore jam 14 – 17 sore. Lokasi untuk menggantang sebaiknya berpindah-pindah (meskipun masih dalam 1 lokasi) agar terbiasa bunyi di segala medan. Cobalah lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali seminggu hingga burung terbiasa dan mau bunyi ketika di gantang.

Setelah itu tingkatkan latihan dengan cara mengikutkannya di latihan bersama (latber), atau sekedar menggantang di tempat teman supaya perkutut terbiasa berpergian dengan kendaraan dan kerodong.

Setelah perkutut mau bunyi di lokasi latihan, cobalah ikutkan lomba piyik hanging agar mentalnya semakin stabil.

Memandikan perkutut

Seperti halnya dengan burung ocehan, burung perkutut juga perlu mandi. Dengan mandi perkutut akan bersih bulunya dan terbebas dari kutu. Dengan mandi, perkutut yang stress atau terlalu liar akan menjadi lebih cepat tenang dan mau berbunyi.

Untuk menghilangkan kutu, campurkan air dengan remasan daun sirih dan atau air cucian beras. Cara memandikannya bisa dengan cara di pegang dan di elus dengan tangan yang basah.

Cara kedua bisa dengan cara di pegang lalu di semprot dengan sprayer lembut (embun).

Yang perlu di perhatikan dalam memandikan perkutut, jangan sampai air masuk ke hidung perkutut. Jadi untuk bagian kepala sebaiknya dengan cara di usap menggunakan tangan yang basah saja.

Waktu memandikan dan seberapa sering harus dimandikan berbeda2 untuk masing2 perkutut tergantung dari karakter si burung itu sendiri. Untuk perkutut yang tergolong liar, sebaiknya 2 hari sekali di mandikan. Akan tetapi jika perkutut anda tidak liar cukup di mandikan 1-2 minggu sekali saja.

Pada umumnya perkutut di mandikan pada sore hari (jam14.30-17.00), tapi sekali lagi ini tergantung dari karakter perkutut anda dan sudah pasti waktu luang anda.

Makanan utama burung perkutut

Tidak seperti halnya pada burung kicauan, burung perkutut tidak membutuhkan ekstra fooding (EF) seperti jangkrik, kroto ataupun ulat. Makanan perkutut pada umumnya hanya berupa makanan berupa biji-bijian. Dengan pemberian berbagai jenis bijian yang tepat akan membuat perkutut menjadi lebih sehat, rajin berbunyi serta lebih produktif jika di ternak.

Millet

Millet adalah makanan bijian berwarna putih kekuningan. Bijian ini adalah makanan yang sangat vital kebutuhannya. Akan tetapi jika pemberiannya terlalu berlebihan (terutama untuk perkutut yg di taruh di sangkar kecil) maka perkutut akan menjadi cepat gemuk sehingga akhirnya malas untuk manggung.

Gabah

Kandungan gizi pada gabah tergolong rendah sehingga tidak membuat perkutut anda cepat gemuk. Pakan jenis ini sangat cocok untuk perkutut lomba karena sebanyak apapun perkutut anda makan, ia tidak akan bisa gemuk. Namun begitu anda tetap harus memperhatikan asupan gizi lainnya agar seimbang sehingga vitalitasnya tetap terjaga dan rajin manggung. Gabah untuk perkutut berukuran kecil, jadi lain dengan gabah untuk ayam.

Jewawut

Bijian berwarna oranye ini sangat tinggi kandungan proteinnya, Bijian ini sangat penting di berikan untuk perkutut yg sedang mengeram dan meloloh. Asupan protein yang tinggi akan mempercepat proses pertumbuhan piyik perkutut.

Ketan hitam

Ketan hitam di percaya bisa memberikan rasa hangat pada tubuh perkutut, karena itu kebutuhannya cukup vital ketika di musim hujan.

Godem

Bijian berwarna hitam ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan ketan hitam. Pemberian godem di percaya membuat perkutut lebih rajin berbunyi namun di percaya bisa menyebabkan perkutut bayak patah dan kurang stabil bunyinya.

Kacang hijau

Tidak seperti pemberian pakan bijian lainnya, cara pemberian kacang hijau dengan cara di loloh dengan cara dipegang perkututnya sambil tangan satunya membuka paruh perkutut sambil di dorong kacang hijaunya ke kerongkongan perkutut. Sebelum di gunakan, kacang hijau sebaiknya di rendam dalam air mendidih (tidak di masak bersama airnya). Kacang hijau sebaiknya di rendam sekitar 6-8 jam agar mengembang.

Kacang hijau bermanfaat untuk menjaga kestabilan suara perkutut lomba. Bijian ini juga sangat baik untuk piyik perkutut dan burung yang sakit.

Beras merah

Beras merah banyak mengandung vitamin E yang berfungsi untuk perkembangan reproduksi perkutut. Vitamin ini sering di gunakan untuk perkutut yang  diternak agar cepat bertelur. Beras merah juga banyak mengandung vitamin B yang sangat berguna untuk membantu proses metabolisme tubuh.

Cara perkembang biakan perkutut

Perkutut berkembang biak melalui proses kawin, bertelur, pengeraman dan pelolohan anakan. Ketka memasuki masa birahi, seekor perkutut jantan akan merayu perkutut betina dengan cara bekur (bunyi kurr…. kur..kuur… sambil manggut2 dan mengangkat ekor keatas). Ketika merayu sang betina terkadang perkutut jantan melompat-lompat sambil membuka sayapnya sedikit. Jika sang betina memberi respon maka akan terlihat sang betina manggut2 dan sesekali melompat seperti yg jantan.

Setelah berjodoh maka perkutut akan saling berciuman dan perkutut jantan akan menindih yang betina sambil melompat kesamping dan bersuara ngecer ( cek..cekk..cek…cerrrr). Pada umumnya setelah mengulangi hingga bbrp kali ngecer maka perkawinan akan segera terjadi.

SEtelah kawin umumnya perkutut betina kan segera bertelur setelah 1-2 minggu kemudian dan telur akan di erami selama 14-16 hari. Tiap periode bertelur perkutut akan bertelur 1-2 butir dan dng selang waktu 1-2 hari antara telur ke 1 dan ke 2.

Di alam bebas perkutut akan bertelur sebanyak 2-3 kali dalam setahun, akan tetapi jika di kandang ternak perkutut akan bertelur hingga 10-12 kali dalam setahun. Hal ini pun masih bisa di tinggkatkan jika piyik perkutut di titipkan ke burung puter sebagai baby sitter shg perkutut akan segera kawin karena tdk perlu merawat anaknya hingga besar. Dengan metode penitipan ini sepasang perkutut bisa bertelur hingga 24 kali setahun ( sebu;lan 2 kali).