Cara perkembang biakan perkutut

Perkutut berkembang biak melalui proses kawin, bertelur, pengeraman dan pelolohan anakan. Ketka memasuki masa birahi, seekor perkutut jantan akan merayu perkutut betina dengan cara bekur (bunyi kurr…. kur..kuur… sambil manggut2 dan mengangkat ekor keatas). Ketika merayu sang betina terkadang perkutut jantan melompat-lompat sambil membuka sayapnya sedikit. Jika sang betina memberi respon maka akan terlihat sang betina manggut2 dan sesekali melompat seperti yg jantan.

Setelah berjodoh maka perkutut akan saling berciuman dan perkutut jantan akan menindih yang betina sambil melompat kesamping dan bersuara ngecer ( cek..cekk..cek…cerrrr). Pada umumnya setelah mengulangi hingga bbrp kali ngecer maka perkawinan akan segera terjadi.

SEtelah kawin umumnya perkutut betina kan segera bertelur setelah 1-2 minggu kemudian dan telur akan di erami selama 14-16 hari. Tiap periode bertelur perkutut akan bertelur 1-2 butir dan dng selang waktu 1-2 hari antara telur ke 1 dan ke 2.

Di alam bebas perkutut akan bertelur sebanyak 2-3 kali dalam setahun, akan tetapi jika di kandang ternak perkutut akan bertelur hingga 10-12 kali dalam setahun. Hal ini pun masih bisa di tinggkatkan jika piyik perkutut di titipkan ke burung puter sebagai baby sitter shg perkutut akan segera kawin karena tdk perlu merawat anaknya hingga besar. Dengan metode penitipan ini sepasang perkutut bisa bertelur hingga 24 kali setahun ( sebu;lan 2 kali).

Untuk pemesanan dan menghubungi kami silahkan kontak lewat :

XL : 0878-8886-5438

Ring FWN 65 n999. Materi indukan Cristal B7 x FWN N3. Tanggal lahir 08 Mei
Perkutut juara - Nama burung citra dahlia, ring FWN 78 N 666 (di sangkar kuning),
Tidak hanya penghobi biasa, terkadang pertanyaan semacam ini masih saja sering terlontar bahkan oleh peternak.
Baca juga :  Video perkutut juara FWN 78 N 666 ( Citra Dahlia )

2 thoughts on “Cara perkembang biakan perkutut”

  1. Mohon penjelasannya … Jika memang benar bisa 2x dalam sebulan… Apa memakai cara penetasan telur di induk lain …. Soalnya masa bertelur saja kan 2minggu mengeram 2 Minggu….

    Jika memakai cara 12x produk dlm setahun itupun bukannya anak baru menetas udh hrs di ambil … Dan di titipkan ke induk lain.

    Reply
    • Rata2 tiap siklus produksi sekitar 1 bulan 15 hari (tanpa di titipkan di burung puter/baby sitter). Jika di titipkan di puter anaknya setelah usia 7 hari biasanya siklus produksi bisa lebih singkat sedikit, sekitar 1 bulan 10 hari. Tapi untuk indukan yang sudah pengalaman siklus bisa 1 bulan 10 hari tanpa titip di puter, jadi mengeram sambil ngeloloh anakan. Kebanyakan indukan saya mengeram sambil meloloh, jadi saya hanya butuh puter untuk keadaan darurat saja dan untuk menjaga puter supaya tetap terlatih.

      Kalau telur di titipkan di indukan lainnya sebulan bisa 2-3x produksi. Tapi saya tidak anjurkan itu sebab nanti indukannya kebiasaan tidak mau ngeram.

      Tapi harap di ingat, tiap individu burung punya karakter yang berbeda. Jadi tidak bisa disama ratakan perlakuan dan hasil produksinya

      Reply

Leave a Comment