PerkututSby

Info perkutut bangkok, perawatan & tips burung perkutut bangkok

Perawatan murai batu trotol (anakan)

 

Cara perawatan ini di khususkan untuk murai batu trotolan dari peternakan. Jika anda membeli murai trotol (anakan/piyik) ada baiknya untuk tidak terlalu pelit akan extra fooding (EF) karena murai anda masih dalam masa pertumbuhan. Namun hal ini tidak berarti harus full EF.

Berikut cara perawatannya :

  1. Jika murai anda baru saja anda beli dengan usia kurang dari 2 bulan, walaupun penjualnya bilang sudah makan voor kering ada baiknya untuk memberikan voor basah karena voor basah lebih mudah di cerna oleh trotol. Untuk murai ternakan biasanya di jual pada usia 1 bulan lebih jadi anda harus hati-hati untuk memberikan voor.
  2. Hari pertama pagi hari berikan kroto (setengah tempat pakan yang besar) di tambah 25 ulat hongkong, 1 sendok makan ulat kandang dan 3 ekor jangkrik ukuran sangat kecil.
  3. Hari pertama sore hari cek pakan, bila habis tambahkan kroto. (jaga wadah pakan tetap terisi dengan EF segar dan jangan sampai kosong)
  4. Ulangi langkah ini hingga hari ke 3. Pada tahap 1-3 ini di tujukan untuk membuat trotolan menjadi lebih fit dan siap untuk di ajar makan voor.
  5. Hari ke 4 campurkan voor dengan sedikit air hingga teksturnya menjadi lembut namun kental seperti lumpur atau adonan kue dan tambahkan sedikit kroto. Untuk tahap pertama perbandingan kroto dengan voor basah 1:1. Ingat perbandingan di lihat setelah voor menjadi basah dan lembek. Bukan ketika masih kering. Adonan harus di aduk agar bercampur antara voor dengan kroto secara sempurnya (kroto tidak perlu di hancurkan/di pencet hingga pecah)
  6. Ulangi hingga hari ke 6 atau ke 7 dengan campuran kroto yang semakin sedikit dan di harapkan pada hari ke 7 atau 8 sudah makan voor basah tanpa kroto. Pada periode ini kroto cukup di berikan sedikit di atas voor basah (tidak perlu di aduk)
  7. Pada periode selanjutnya campuran air pada voor di kurangi sedikit demi sedikit hingga setelah 3-4 hari sudah mau makan voor kering.
  8. Selama langkah 1 – 7 jumlah jangkrik dan ulat jangan di kurangi. Hanya kroto yang boleh di kurangi.
  9. Setelah semua tahapan selesai (kurang lebih 1 1/2 minggu) murai anda tidak usah di berikan kroto. Jadi cukup voor kering, ulat dan jangkrik. Namun ini tetap tergantung ke mauan anda untuk merawat burung, akan tetapi saran saya jangan memberikan murai anda makanan yang terlalu mewah agar mudah perawatannya.

CATATAN :

  1. Cek setiap hari dada bagian bawah anak murai anda untuk mengetahui apakah badannya menjadi kurus.
  2. Berikan vitamin 2 hari sekali sambil di kurangi jadi cukup 1 atau 2 kali seminggu
  3. Mulai dari langkah ke 4 sd 9 cek selalu kotorannya. Pastikan kotorannya semakin padat dan besar berwarna seperti voor.
  4. Setiap malam harus di krodong. Siang hari tidak usah kecuali udara dingin sekali.
  5. Mandi hanya jika ada sinar matahari dan menggunakan wadah minum yang besar. Ingat jangan di semprot dengan sprayer.
  6. Tips ini hanya di peruntukan untuk anakan murai hasil ternakan dan sifatnya tidak wajib karena dari peternak anak murai sudah di ajari makan voor sejak umur 5-7 hari (di loloh oleh peternaknya). Umumnya anak murai sudah di pisah dari induknya pada usia sekitar 5-7 hari dan selanjutnya di asuh peternak dengan menyuapinya campuran voor basah dan kroto. Dan di jual setelah bisa makan sendiri (sekitar umur 1 bulan lebih)
  7. Tips ini juga bisa di gunakan untuk murai trotolan dari tangkapan hutan tetapi tiap langkah harus di perpanjang periodenya supaya tidak kaget oleh perubahan pola makan. Ingat, jangan samakan trotolan hutan dengan ternakan yang sudah terbiasa makan voor sejak bayi.
  8. Ada baiknya sejak dini anakan murai sudah mulai di master agar suara burung master bisa menjadi dominan di bawakan oleh MB anda kelak.

Artikle ini saya tuliskan berdasarkan pengalaman saya dan sifatnya hanya masukan untuk anda.

Updated: January 16, 2012 — 9:26 am

11 Comments

Add a Comment
  1. sy sudah beberapa kali beli murai batu muda hutan..kok umurnya pasti 7 hari slalu mati ..seharusnya gimana ya cara merawatnya? tlng bantuanya. trikah kasih..

    1. Kalau kata teman sy, murai muda hutan biasanya di tangkap dengan pancing supaya mulus bulunya. Jadi ada luka di tenggorokannya. Saran dia kalau beli MB tangkapan pilih yg bulunya rusak karena biasanya nangkapnya pakai pulut atau jaring. Mohon maaf kalau salah

  2. Saya punya trotolan muray batu umur 40hr dari ternakan
    Udah 3hari blm ?ªü makan voer, gmn cara ngatasin ??à ya…
    Makasih.

  3. mantap info nya om..,kebetulan banget saya lagi pesan murai trotol, saat ini masih ditangan peternak umur dua minggu, rencana umur tiga minggu saya ambil dan saya rawat…,kata peternaknya sih nanti saat saya ambil itu sudah bisa makan voor kering..,dari tulisan di atas akan saya terapkan agar murai trotol saya nanti pertumbuhannya bisa bagus, trimakasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Perkutut Sby © 2013 Frontier Theme