PerkututSby

Info perkutut bangkok, perawatan & tips burung perkutut bangkok

Mengenali suara perkutut yang layak lomba

facebooktwittergoogle_pluslinkedin
 

Pada artikel berikut saya akan sedikit berbagi tentang cara mengenali seperti apa sih ciri-ciri suara burung perkutut yang layak untuk lomba. Yah, saya bukanlah seorang ahli perkutut. Tapi saya akan tetap mencoba untuk berbagi sedikit pengetahuan saya tentang burung perkutut.

Pada prinsipnya seekor burung perkutut yang layak lomba akan memiliki ciri-ciri suara sesuai kriteria yang di tuangkan dalam pakem penilaian burung perkutut yang di tetapkan oleh P3SI dalam AD/ART-nya.

CAM00652Dalam pakem penilaian yang  di tetapkan oleh P3SI, suara perkutut di bagi menjadi 5 bagian yaitu suara depan, tengah, ujung, irama dan dasar suara (mutu suara).

Untuk tahap awal saya akan mencoba menerangkan bagian depan, tengah dan ujung saja karena hal ini adalah hal yang sangat vital dan menentukan apakah seekor burung perkutut layak atau tidak untuk lomba. Untuk yang kriteria irama dan dasar suara meskipun penting tapi masih bisa di kesampingkan terlebih dahulu karena dengan nilai depan, tengah dan ujung yang baik saja seekor burung perkutut sudah bisa juara.

Sebelum masuk ke menu utama ada baiknya jika anda baca terlebih dahulu tentang bagian-bagian suara perkutut agar bisa mengerti yang mana depan, mana yang di sebut tengah dan mana yang di sebut ujung disini.

Berikut adalah kriteria suara burung perkutut yang dinilai :

1. Suara depan.

Bagian depan suara perkutut banyak macamnya. Namun yang penting adalah harus narik, panjang dan bersih.

Komposisi nilai depan :

Narik = 3

Panjang = 3

Bersih = 3

Total nilai = 9

Suara perkutut yang narik akan terdengar seperti menjerit. Contoh suara depan perkutut yang baik antara lain:

  • klaauu
  • waauu
  • kleeoo

Hindari kalau bisa (tapi tidak harus) suara depan yang pendek seperti klau, wau, kleo.

Wajib di hindari suara depan yang kotor dan gembos (tidak narik) seperti : huur, kuur, klarr, huu, kuuk (khusus untuk burung perkutut dewasa).

Sedangkan untuk burung perkutut yang masih muda (piyik), suara depan memang biasanya belum bisa narik (tapi tidak selalu). Dan seandainya narik pun hanya sesekali saja. Jadi untuk perkutut yang masih muda, bisa di abaikan saja. Yang terpenting dengarkan air suaranya. Jika terdengar cukup kering dan tebal biasanya nanti akan bisa narik depannya. Hindari membeli perkutut piyik yang suaranya terlalu basah dan tipis.

2. Suara tengah

Suara tengah yang baik adalah yang lengkap, jelas dan bertekanan. Tiap ketukan akan terdengar senggang dan berirama. Hindari suara tengah yang seperti mengambang dan rapat.

Komposisi nilai tengah :

Lengkap = 3

Jelas = 3

Nekan = 3

Total nilai = 9

3. Suara ujung

Suara ujung perkutut yang baik adalah yang bulat, panjang dan mengalun (seperti ada unsur ng). Hindari suara ujung perkutut yang seperti ngerem mendadak dan pendek (kuk) dan sebisa mungkin hindari suara yang noklak (klaak). Suara ujung yang baik akan terdengar seperti kuuung.

Komposisi nilai ujung :

Bulat = 3

Panjang = 3

Mengalun = 3

Total nilai = 9

Dari 5 kriteria yang dinilai, masing-masing kriteria akan mendapatkan nilai maksimal 9. Jadi total nilai sempurna adalah 9 x 5 kriteria suara = 45

Dengan bermodal depan tengah dan ujung yang bagus saja seekor perkutut sudah bisa menjadi perkutut juara. Percaya deh….

Pada umumnya, juri akan memberi nilai irama dan dasar suara rata-rata hanya 8.5 saja. Jarang burung perkutut yang irama dan dasar suaranya bisa dapat nilai masing-masing 9 kecuali burung tersebut benar-benar istimewa dan banyak bunyi dengan stabil. Dan biasanya burung yang dapat nilai 9 pada kedua kriteria ini adalah burung yang depan, tengah dan ujungnya dapat nilai 9. Burung ini biasanya akan mendapatkan koncer 4 warna hitam keatas. Percaya deh, jarang ada burung perkutut yang bisa dapat nilai seperti ini walaupun di lomba kelas nasional sekalipun.

Untuk bisa juara, seekor perkutut harus bisa dapat nilai minimal 43 (koncer 2 warna). Burung dengan kualitas minim seperti ini bisa juara dengan syarat bisa bunyi dan dapat koncer 2 warna 4 babak penuh dan banyak burung bagus yang tidak bunyi. Jadi juara MELAS!!!  he..he..he…

Untuk bisa juara dengan posisi yang aman minimal burung anda harus berkualitas koncer 2 warna plus hitam (nilai 43.25).

Namun walaupun anda punya perkutut dengan kualitas 2 warna hitam pun jika hanya 2 babak bunyi salah satunya dapat 2 warna plus dan babak satunya hanya 2 warna. Masih bisa jadi tidak juara.

Tapi berdasarkan pengalaman, seekor burung dengan kualitas 2 warna plus (2 warna plus koncer hitam) jika bunyi 2 babak saja dan keduanya dapat koncer 2 warna plus hitam, maka biasanya pasti juara. Syukur-syukur jika bisa 4 babak full dapat 2 warna plus hitam.

Contoh komposisi nilai

Depan Tengah Ujung Irama Dasar suara Total Keterangan
9 9 9 9 9 45 Mimpi kali ye….
9 9 9 8.5 8.5 44 4 warna (susah banget)
9 9 8.75 8.5 8.5 43.75 3 warna hitam (susah)
9 9 8.5 8.5 8.5 43.5 3 warna (berat)
8.75 9 8.75 8.5 8.5 43.5 3 warna (berat)
9 8.75 8.5 8.5 8.5 43.25 2 warna hitam
8.75 9 8.5 8.5 8.5 43.25 2 warna hitam
9 8.5 8.75 8.5 8.5 43.25 2 warna hitam
9 8.5 8.5 8.5 8.5 43 2 warna

 

facebooktwittergoogle_pluslinkedin
Updated: Maret 11, 2014 — 13:40

10 Comments

Add a Comment
  1. perkutut saya lokalan udah di pelihara hampir 8 tahun mau diikutkan lomba tp ga tau bisa apa ga nya. mhn info. tks

    1. Mohon maaf sebelumnya. Bisa saja ikut lomba karena persyaratan untuk ikut lomba cukup dengan membayar tiketnya saja. Tapi sebaiknya jangan. Karena perkutut lokal pada umumnya suaranya tidak bisa memenuhi syarat dan tidak mampu menyaingi perkutut jenis bangkok. Dari pada buang2 waktu dan uang lebih baik Pak Irwan nonton dulu saja lomba perkutut, pelajari suara2 burung yang di lombakan.

  2. Makasih ilmunya bermanfaat banget… Perkutut saya rajin bunyi tapi suka gelisah (mondar mandir didalm kandang)..itu kenapa yaaa????????? Hrp Bals…makasih sebelumnya

    1. Coba sering2 di mandikan

  3. pak fajar mau tanya piyikan untuk lomba harganya berapa ya,

    1. Silahkan kontak langsung via hp saja pak

  4. terimaksih atas share ilmunya pak…

    1. Sama2, trimakasih kembali pak

  5. matur nuwun ilmunipun…terus nyimak….

    1. Sami2

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perkutut Sby © 2013 Frontier Theme