PerkututSby

Info perkutut bangkok, perawatan & tips burung perkutut bangkok

Cara perkembang biakan perkutut

facebooktwittergoogle_pluslinkedin
 

Perkutut berkembang biak melalui proses kawin, bertelur, pengeraman dan pelolohan anakan. Ketka memasuki masa birahi, seekor perkutut jantan akan merayu perkutut betina dengan cara bekur (bunyi kurr…. kur..kuur… sambil manggut2 dan mengangkat ekor keatas). Ketika merayu sang betina terkadang perkutut jantan melompat-lompat sambil membuka sayapnya sedikit. Jika sang betina memberi respon maka akan terlihat sang betina manggut2 dan sesekali melompat seperti yg jantan.

Setelah berjodoh maka perkutut akan saling berciuman dan perkutut jantan akan menindih yang betina sambil melompat kesamping dan bersuara ngecer ( cek..cekk..cek…cerrrr). Pada umumnya setelah mengulangi hingga bbrp kali ngecer maka perkawinan akan segera terjadi.

SEtelah kawin umumnya perkutut betina kan segera bertelur setelah 1-2 minggu kemudian dan telur akan di erami selama 14-16 hari. Tiap periode bertelur perkutut akan bertelur 1-2 butir dan dng selang waktu 1-2 hari antara telur ke 1 dan ke 2.

Di alam bebas perkutut akan bertelur sebanyak 2-3 kali dalam setahun, akan tetapi jika di kandang ternak perkutut akan bertelur hingga 10-12 kali dalam setahun. Hal ini pun masih bisa di tinggkatkan jika piyik perkutut di titipkan ke burung puter sebagai baby sitter shg perkutut akan segera kawin karena tdk perlu merawat anaknya hingga besar. Dengan metode penitipan ini sepasang perkutut bisa bertelur hingga 24 kali setahun ( sebu;lan 2 kali).

facebooktwittergoogle_pluslinkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perkutut Sby © 2013 Frontier Theme